Salah satu poin penting dalam menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi oleh dosen adalah melaksanakan penelitian dan mempublikasikan hasil pemikiran serta analisisnya tersebut. Jurnal digital (e-journal) melalui Open Journal System (OJS) menjadi sarana yang sangat baik untuk mempublikasikan hasil penelitian pada lingkup yang lebih luas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi yang baik untuk referensi dari para penulis dan kasus dari Indonesia untuk di dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Sitasi karya ilmiah Dosen, akan meningkat apabila dapat terindeks (paling tidak di Google Scholar). Publikasi yang berkualitas dan terindeks mempengaruhi reputasi dan visibilitas perguruan tinggi dimana Dosen tersebut berada.

Publikasi bagi dosen selain meningkatkan peringkat Perguruan Tinggi, juga dapat mengembangkan hasil riset tersebut sebagai materi pengajaran yang selalu update dan dikembangkan sesuai perkembangan keilmuan dan praktek. Pemerintah telah menerapkan kebijakan mulai April 2016 dan seterusnya akreditasi jurnal dilakukan secara online melalui sistem ARJUNA, sementara itu masih banyak pengelola jurnal yang belum familiar terhadap pengelolaan jurnal elektronik. Padahal kebijakan ini perlu respon dan semangat dari perguruan tinggi dan pengelola jurnal untuk segera bertransformasi pengelolaan jurnalnya dari yang dikelola secara manual/ cetak menuju pengelolaan jurnal secara elektronik.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan motivasi Dosen dalam mempublikasikan karya ilmiahnya. Adapun upaya dari Pimpinan Universitas Sulawesi Barat serta Pengurus LPPM-PM Unsulbar adalah dengan mengadakan Workshop Program Mobilisasi dosen pakar/Ahli pada Lokakarya dan Standarisasi pengelolaan e-Journal berbasis Open Journal System (OJS) dan Pengelolaan teknis Konferensi Internasional yang bertempat di Aula Kantor LPPM-PM Unsulbar, Majene Sulawesi Barat yang menghadirkan Muhammad Arsyad, PhD, Dosen Pakar/Ahli Pertisum dari Universitas Hasanuddin, Makassar pada Rabu, 20 September 2017.

Di akhir kegiatan, dilaksanakan pembentukan Relawan Jurnal Indonesia Sulawesi Barat RJI Sul-bar yang di ketuai Oleh Muhammad Aswad, S.Pd.I, M.Pd (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Unsulbar). “Sasaran RJI Sul-bar  ini tak lain adalah membantu para pengelola jurnal untuk bagaimana mengelola jurnal dengan baik, khususnya jurnal yang berbasis Open Jurnal System (OJS).” Ungkap Muhammad Aswad.

Semangat Relawan Jurnal Indonesia (RJI) adalah Membantu pengelola jurnal mewujudkan pengelolaan jurnal secara elektronik yang berkualitas dan bereputasi di kancah Nasional. Visi inilah yang ingin dicapai sehingga Kepengurusan daerah RJI Sul-bar dibentuk, mengingat kinerja Dosen perlu ditingkatkan, selain meningkatkan reputasi kampus. Inilah susunan Kepengurusan RJI Sul-bar :

Koordinator Daerah : Muhammad Aswad, S.Pd.I., M.Pd

Sekretaris 1                 : Muhammad Abduh, S.Pd

Sekretaris 2                 : Muhammad Nur, S.Pi., M.Si

Bendahara                   : Nurlalela, S.P, M.Si

Tim Ahli dan Divisi

Divisi IT

Ketua                          : Jushadi Az

Sekretaris                    : Indra, S.Kom, MM

Anggota                      : fuad hasan, SS

Divisi Tata Kelola Jurnal Elektronik

Ketua                          : Muh. Arafat Abdullah,S.Si, M.Si

Sekretaris                    :  Salam Sulili, SE

Anggota                      :  Ismail, S.Pd

Divisi Akreditasi Jurnal

Ketua                          : Dedy Putra Wahyudi, S.Pi, M.Si

Sekertaris                    :  Muhammad Dania, S.Pd, M.Pd

Anggota                      : Rafiqa, S.Pd, M.Pd

Semangat Giatkan Publikasi di Daerah, RJI Sul-Bar Resmi Dibentuk

Post navigation