Oleh: Andri Putra Kesmawan (Koordinator Pusat RJI)

Relawan Jurnal Indonesia (RJI) yang Desember tahun lalu mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) di Yogyakarta kini mulai menyebar “Virus” kelola jurnalnya ke hampir seluruh daerah di Indonesia. Sejak Munas hingga sekarang, RJI secara maraton dan bertahap satu persatu mengukuhkan kepengurusannya di daerah-daerah. Adapun daerah yang sudah disusun kepengurusannya seperti Maluku, Lampung, Jawa Barat, Sumbar, Aceh, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Makasar, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Gorontalo, Jawa Timur dan daerah-daerah lainnya.

Pengukuhan kepengurusan ini dimaksudkan agar keberadaan RJI ditengah-tengah pengelola jurnal di daerah semakin terasa kebermanfaatannya. RJI membangun semangat membantu siapapun para pengelola jurnal yang jurnalnya butuh ditangani secara khusus oleh RJI. Pendampingan Jurnal merupakan hal yang baru dan menjadi jurus ampuh RJI untuk mendekatkan diri ke pengelola jurnal.

Tidak ada hal baru, ketika orang membicarakan pelatihan jurnal, workshop jurnal dan sebagainya. Namun, hadirnya RJI ini menjadi hal yang baru, RJI secara khusus memberikan pendampingan yang intens dan kontinyu terhadap pengelola jurnal. Ada mekanisme terukur. Sehingga apapun yang dilakukan oleh RJI ada indikator dan ukurannya jelas. Misalnya, Jurnal X sakitnya di Manajemen Penerbitannya masih belum familiar dengan Open Journal System (OJS), maka RJI mendampingi Jurnal X tersebut sampai benar-benar bisa melakukan manajemen penerbitan dengan baik.

RJI bukan jelmaan EO yang menyelenggarakan workshop-workshop berbayar mahal dan atau pelatihan-pelatihan yang berorientasi ke benefit. Walaupun demikian, RJI juga menyelenggarakan workshop namun tidak berbayar hanya sedikit donasi dan itupun digunakan hanya sebagatas untuk beli snack dan makan siang saja.

Kami di RJI benar-benar semangat dan ikhlas. Semangat berbagi dan saling membantu serta tidak mengkotak-kotakkan asal perguruan tinggi atau asal daerah. Semangat kita adalah semangat NKRI. Wajar jika “gerakan” kami ini banyak pihak yang melirik.

Ada beberapa hal yang sementara ini sudah dan sedang RJI lakukan. RJI tidak pamer pekerjaan, namun RJI akan menunjukkan bahwa kita sudah mulai bekerja. RJI sudah mulai berbuat minimal untuk orang-orang disekitar kita.

  1. Pendampingan Jurnal sudah berjalan dan terus dilakukan oleh Relawan di Daerah;
  2. Pemetaan Jurnal sudah mulai dilakukan untuk membantu pengelola jurnal dalam menemukan jurnal yang minimal satu bidang keilmuan. Pemetaan juga dimaksudkan untuk mempermudah proses pendampingan jurnal. Jadi, Jurnal X sakitnya di OJSnya, maka RJI akan membantu menyembuhkan OJS jurnal tersebut dan seterusnya;
  3. Pemetaan Reviewer sudah berjalan, ini dimaksudkan untuk membantu pengelola jurnal yang kesusahan mencari reviewer maka dengan adanya data reviewer yang terkumpul ini para pengelola jurnal akan terbantu menemukan reviewer potensial untuk jurnalnya.

RJI sampai saat ini tidak banyak melakukan sesuatu. Tapi RJI sudah mulai melakukan sesuatu maka RJI wajib menyelesaikan apa yang telah dimulainya. RJI akan terus berkomitmen untuk memperluas kebermanfaatannya ke seluruh pengelola jurnal di polosok negeri ini. Lantas dimana pemerintah?

Untuk para Relawan Jurnal Indonesia dimanaun berada. Teruslah bergerak, teruslah memberi yang terbaik untuk para pengelola jurnal disekitar kalian. Satu aksi, satu perbuatan akan sangat berharga dibandingkan hanya dengan memperbesar ucap keluh kesah, gundah gulana.

RJI Tegaskan Kebermanfaatannya Akan Terus Diperluas

Post navigation