Sebanyak 80 orang calon tutor pendamping pengelola jurnal elektronik diberikan pengarahan oleh Andri Putra Kesmawan selaku Ketua Koordinator Pusat Relawan Jurnal Indonesia di Yogyakarta (19/7). Para calon tutor telah mengikuti pelatihan selama dua hari dengan pembekalan materi  terkait aplikasi Open Journal System (OJS), akreditasi jurnal nasional, indeksasi jurnal, manajemen penerbitan dan materi kepenulisan ilmiah.

Dalam sesi akhir kegiatan Training of Trainer (ToT) Tata Kelola Jurnal Elektronik Tahun 2017, Mochammad Tanzil Multazam, tim ahli RJI, menyampaikan harapan di masa yang akan datang para calon tutor mampu mengimplementasikan ilmu yang telah didapat dari pelatihan. “Setidaknya dimulai dengan membangun jurnal elektronik di kampus masing-masing“, terang Tanzil.

Sebagai organisasi nirlaba, Relawan Jurnal Indonesia (RJI) yang berdiri pada tahun 2016 ini sudah mendapat banyak tawaran untuk membina jurnal di kampus-kampus daerah. Para calon tutor yang telah mengikuti pelatihan akan terus dipantau perkembangannya melalui pengelolaan jurnal masing-masing. Setelah itu kemudian mereka akan diberikan amanah sebagai pendamping para pengelola jurnal di daerah asal masing-masing agar tata kelola jurnal menjadi baik dan benar.

Salah seorang peserta pelatihan, Rudiana, mengungkapkan perasaannya setelah dilantik menjadi tutor RJI. Rudiana merasa bangga dengan seragam tutor yang ia pakai sekaligus tertantang dengan banyaknya pekerjaan rumah untuk membenahi jurnal di kampusnya agar memenuhi kriteria jurnal baik yang telah ditentukan sebelumnya. “Harapannya, Corpus bisa memfasilitasi quality control dalam pengelolaan jurnal elektronik kedepan,” terang pria asal Jawa Barat ini.

RJI meminta seluruh calon tutor untuk mau berbagi ilmu tanpa batasan dengan sepenuh hati. Hal ini sesuai dengan filosofi RJI, berbagi bersama giatkan publikasi.

RJI Siapkan 80 Calon Tutor untuk Dampingi Pengelola Jurnal Seluruh Indonesia

Post navigation