Yogyakarta. 6 Oktober 2018. Relawan Jurnal Indonesia hari ini meluncurkan program Pembebasan Biaya Annual Fee dan Content Registry (Waived Policy) bagi institusi yang URUS DOI (red: Digital Object Identifier) melalui RJI. Pembebasan biaya di sini maksudnya adalah gratis. Institusi yang Urus DOI melalui RJI cukup mendaftarkan institusinya, segala pembiayaan (biaya member tahunan dan biaya register konten) ditanggulangi oleh RJI. “Syaratnya ada dua dan cukup mudah” ujar Busro. Pertama, Institusi/ Publisher berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Indonesia ditandai dengan regularitas terbitan tepat waktu dan memiliki kebijakan etika publikasi pada jurnal yang dikelolanya serta ditampilkan di portal jurnalnya. Kedua, Institusi/ Publisher HANYA mengelola 1 (satu) jurnal saja. Misal, Sekolah Tinggi yang disana hanya ada 1 jurnal yg dikelolanya. Atau misalnya, ada asosiasi-asosiasi yang hanya mengelola 1 jurnal. Bukan misalnya, ada perguruan tinggi yang di sana ada 10 jurnal, doi yang diaktifkan hanya 1 jurnal saja. Bukan seperti itu.

Kebijakan ini direncanakan akan diberlakukan tahun depan (2019), saat ini sudah mulai tahap seleksi bagi institusi yang daftar DOI melalui RJI. Sehingga, sekarang fokus pada pendataan dan pemetaan. Seperti diketahui, sejak RJI menjadi Sponsoring Organizationnya Crossref (infonya di sini http://doi.relawanjurnal.id/) November 2017 sampai 05 Oktober 2018 sudah ada 260 Institusi yang mengurus DOI melalui RJI dan sudah dapat prefik DOI. Semenentara ada 15 yang masih dalam Proses.

DOI itu sendiri, menurut Tanzil sangat penting bagi jurnal. DOI merupakan Persistent Id, yang menungkinkan masing-masing artikel ada ID permanen. DOI yang disarankan adalah DOI yang dikeloarkan oleh Crossref. Di Crossref memungkinkan Prefik DOI nya merepresentasikan penerbit/ institusi sesuai dengan pengajuan. Berbeda DOI yag dikeluarkan oleh Zenodo misalnya, “disana prefiknya ngikut Zenodo, tidak bisa per masing-masing institusi”tegas Tanzil.

Bukan hanya kali ini saja RJI mengeluarkan program-program yang memudahkan pengelola jurnal di Indonesia. Sebelumnya, RJI meluncurkan program Archive dan program-program lainnya. Temukan program tersebut di sini“Yang jelas, RJI adalah rumah bagi para pengelola jurnal di Indonesia” jelas Tanzil Tim Ahli RJI. Artinya, semua yang dibutuhkan oleh pengelola jurnal ada di RJI, tinggal bagaimana kemauan dari pengelola jurnal tersbut untuk mengelola jurnal agar lebih baik lagi.

“Pokoknya 24 Jam setiap harinya RJI siap pendampingan online via WA” tutup Busro.

berbagi, giatkan publikasi

Admin RJI

RJI Luncurkan Waive Policy Urus DOI melalui RJI

Post navigation